Senin, 12 Juni 2017

Hidup Dengan Hati Nurani yang Murni



Bacaan : Kis 24 : 1 - 23

Kebahagian dan Penderitaan adalah 2 sisi kehidupan manusia, tanpa ada penderitaan kita tidak akan mengerti kebahagiaan begitu pula sebaliknya tanpa ada kebahagiaan kita juga tidak akan mengerti penderitaan.

Apabila penderitaan bertamu didalam kehidupan kita, jangan takut bapak ibu tetapi persilahkan masuk dan dudukkan di ruang tamu, karena ingatlahh bahwa kebahagiaan sedang menunggu di teras kita dan bersiap-bersiap bertamu di kehidupan kita.

Yang sering kita lupakan adalah Sukacita, kenapa ??
Kita bisa menciptakan penderitaan sangat gampang menciptakan penderitaan Misalnya kita tidak makan 3 hari pasti kita akan menderita, yang lebih gampang lagi jangan bernapas 1 menit saja kita pasti sudah sangat menderita.
Kebahagiaan juga bisa kita ciptakan. misalnya pada saat kita membeli baju kita pasti merasakan kebahagian memakai baju yang baru kita beli, tapi yang lebih parah lagi kita bisa bahagia di atas penderitaan orang lain.

Tetapi kita tidak bisa menciptakan Sukacita… satu-satunya yang bisa menghadirkan sukacita di dalam hidup kita adalah Tuhan

Yang Menjadi pertanyaan adalah. bagaimana agar Tuhan mengaruniakan Sukacita di dalam hidup kita ?

Menurut firman Tuhan yang kita baca tadi yaitu :
15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Kita harus saling mengasihi karena Allah Telah mengasihi kita

Meskipun kita sedang menderita kalau kita hidup di dalam Kasih, Tuhan akan mengaruniakan sukacita di dalam kehidupan kita

Misalnya. Pada saat naik motor bersama istri terus ban bocor sang istri sambil bersungut bilang makanya yang rajin mompa ban, sang suami ikutan bersungut-sungut bilang lha kamu gak mau ngingetin, udah capek nuntun… tambah capek lagi karena nuntunnya sambil bersungut.
Kalau kita saling mengasihi tidak perlu saling menyalahkan tetapi saling menyadari kesalahan masing-masing, ohh ban-nya bocor sang suami bilang ke istri aku lupa mompa ban, sang istri jawab iya aku juga lupa mengingatkan. Meskipun akhirnya nuntun sampai keringatan tetapi sukacita tetap hadir di dalam hati pasangan suami istri ini.

Buka Toko, kok tokonya sepi terus ya … ada temennya bilang kemarin aku liat ada orang sebarin tanah di depan toko kamu … wah pasti si A tuh yang buka toko di sebelah rumah wah kurang ajar nih orang… udah tokonya sepi tambah menderita lagi marah-marah nyalahin orang lain.
Kalau ada kasih di dalam kita ada yang manas-manasin gitu cukup mudah jawabnya ya… biar dia cepat kaya… karena kita tetap nyakin bahwa kasih Tuhan selalu ada di dalam kehidupan kita. Apa lagi yang kurang ?

Begitu pula seballiknya meskipun kelihatannya kita memperoleh kebahagiaan kalau kita tidak memiliki kasih belum tentu sukacita akan hadir didalam kehidupan kita. Orang yang kaya Raya rumahnya ada 10 mobilnya 20 seperti tidak pernah mengalami penderitaan, kalau di dalam rumah tangganya tidak ada Kasih. Maka Sukacita tidak akan hadir di dalam kehidupannya. Meskipun kekayaan melimpah kalau tidak menyadari itu semua adalah Kasih Tuhan di dalam kehidupannya Sukacita juga tidak akan Hadir di dalam kehidupannya. Dia akan kawatir nanti kekayaanku hilang, takut di curi orang, dan kawatir ini dan itu.

Bapak Ibu yang di kasihi Tuhan

suka cita itu akan dikaruniakan Tuhan didalam hidup kita kalau kita hidup di dalam kasih dan kita nyakin dan percaya bahwa Tuhan telah mengasihi kita 2 hal ini yang akan menghadirkan Sukacita di dalam kehidupan 

kita Tuhan Memberkati Amin…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar