Bacaan : Kis
24 : 1 - 23
Kebahagian
dan Penderitaan adalah 2 sisi kehidupan manusia, tanpa ada penderitaan kita
tidak akan mengerti kebahagiaan begitu pula sebaliknya tanpa ada kebahagiaan
kita juga tidak akan mengerti penderitaan.
Apabila
penderitaan bertamu didalam kehidupan kita, jangan takut bapak ibu tetapi
persilahkan masuk dan dudukkan di ruang tamu, karena ingatlahh bahwa
kebahagiaan sedang menunggu di teras kita dan bersiap-bersiap bertamu di
kehidupan kita.
Yang
sering kita lupakan adalah Sukacita, kenapa ??
Kita
bisa menciptakan penderitaan sangat gampang menciptakan penderitaan Misalnya
kita tidak makan 3 hari pasti kita akan menderita, yang lebih gampang lagi
jangan bernapas 1 menit saja kita pasti sudah sangat menderita.
Kebahagiaan
juga bisa kita ciptakan. misalnya pada saat kita membeli baju kita pasti
merasakan kebahagian memakai baju yang baru kita beli, tapi yang lebih parah
lagi kita bisa bahagia di atas penderitaan orang lain.
Tetapi
kita tidak bisa menciptakan Sukacita… satu-satunya yang bisa menghadirkan
sukacita di dalam hidup kita adalah Tuhan
Yang Menjadi
pertanyaan adalah. bagaimana
agar Tuhan mengaruniakan Sukacita di dalam hidup kita ?
Menurut
firman Tuhan yang kita baca tadi yaitu :
15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti
Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
15:11
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan
sukacitamu menjadi penuh.
15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah
mengasihi kamu.
Kita
harus saling mengasihi karena Allah Telah mengasihi kita
Meskipun
kita sedang menderita kalau kita hidup di dalam Kasih,
Tuhan akan mengaruniakan sukacita di dalam kehidupan kita
Misalnya.
Pada saat naik motor bersama istri terus ban bocor sang istri sambil bersungut
bilang makanya yang rajin mompa ban, sang suami ikutan bersungut-sungut bilang
lha kamu gak mau ngingetin, udah capek nuntun… tambah capek lagi karena
nuntunnya sambil bersungut.
Kalau
kita saling mengasihi tidak perlu saling menyalahkan tetapi saling menyadari
kesalahan masing-masing, ohh ban-nya bocor sang suami bilang ke istri aku lupa
mompa ban, sang istri jawab iya aku juga lupa mengingatkan. Meskipun akhirnya
nuntun sampai keringatan tetapi sukacita tetap hadir di dalam hati pasangan
suami istri ini.
Buka
Toko, kok tokonya sepi terus ya … ada temennya bilang kemarin aku liat ada
orang sebarin tanah di depan toko kamu … wah pasti si A tuh yang buka toko di
sebelah rumah wah kurang ajar nih orang… udah tokonya sepi tambah menderita
lagi marah-marah nyalahin orang lain.
Kalau
ada kasih di dalam kita ada yang manas-manasin gitu cukup mudah jawabnya ya…
biar dia cepat kaya… karena kita tetap nyakin bahwa kasih Tuhan selalu ada di
dalam kehidupan kita. Apa lagi yang kurang ?
Begitu
pula seballiknya meskipun kelihatannya kita memperoleh kebahagiaan kalau kita
tidak memiliki kasih belum tentu sukacita akan hadir didalam kehidupan kita.
Orang yang kaya Raya rumahnya ada 10 mobilnya 20 seperti tidak pernah mengalami
penderitaan, kalau di dalam rumah tangganya tidak ada Kasih. Maka Sukacita
tidak akan hadir di dalam kehidupannya. Meskipun kekayaan melimpah kalau tidak
menyadari itu semua adalah Kasih Tuhan di dalam kehidupannya Sukacita juga
tidak akan Hadir di dalam kehidupannya. Dia akan kawatir nanti kekayaanku
hilang, takut di curi orang, dan kawatir ini dan itu.
Bapak Ibu yang di kasihi Tuhan
suka
cita itu akan dikaruniakan Tuhan didalam hidup kita kalau kita hidup di dalam
kasih dan kita nyakin dan percaya bahwa Tuhan telah mengasihi kita 2 hal ini
yang akan menghadirkan Sukacita di dalam kehidupan
kita Tuhan Memberkati Amin…